Hal yang paling menggairahkan tentang puisi adalah sekali kau benar-benar masuk ke dalamnya maka kau takkan pernah menemukan jalan keluar.
(Rey Prameshwara)

Selasa, 23 Juli 2013

Aku dan Puisiku


kami duduk berhadapan
di tanganku sepotong hati
di tangannya sebilah belati

ketika petir menyambar
ditikamnya aku dengan keras
hatiku tumpah di atas kertas

terangkai bait dari ceceran darahku
terjalin rima dari sengalan nafasku

besok kami akan duduk lagi
berhadapan -hanya saja nanti
aku yang menggenggam belati


ditulis oleh Rey Prameshwara
Baca seutuhnya...>>>

Biarkan Saja


seperti itulah caranya dia menjadi mawar:
berkelopak putih
seperti itulah adanya dia tumbuh liar:
di bawah jendela
mawar putih adalah kepastian:
tangkainya tumbuh dari uratku
takkan kubiarkan mawar berubah merah:
ini mawarku!


ditulis oleh Rey Prameshwara
Baca seutuhnya...>>>

Minggu, 21 Juli 2013

Tentang Mawarku



seperti itulah caranya dia menjadi mawar:
berkelopak putih
seperti itulah adanya dia tumbuh liar:
di bawah jendela
mawar putih adalah kepastian:
tangkainya tumbuh dari uratku
takkan kubiarkan mawar berubah merah:
ini mawarku!



ditulis oleh Rey Prameshwara
Baca seutuhnya...>>>

Rabu, 12 Juni 2013

To Love You Silently


A rose over the fence it is like,
Only its fragrance kisses your breath.

Heat of dancing fire it feels like,
Only its warmth wraps you underneath.

A beautiful old song it sounds like,
Only its tune you always sing with.

And sure, unspoken word it must be;
Only me who will keep it to death.



ditulis oleh Rey Prameshwara
Baca seutuhnya...>>>

Senin, 10 Juni 2013

Aku dan Senja


aku dan senja di sini berdiri
memandangi laut dari bukit
dipayungi awan yang sedikit
dibelai angin yang menghampiri

aku menghitung ombak yang datang
senja melukisnya di kanvas ungu
biar nanti jadi ceritaku
ketika malam turun menjelang

lalu aku dan senja berjalan
melintasi halaman buku-buku
yang nanti akan jadi bekalku
bacaan pada malam tanpa bulan

bila malam datang ke rumahku
aku dan senja segera pulang
aku berbaring di tengah ruang
senja mengunci rapat pintu waktu



ditulis oleh Rey Prameshwara
Baca seutuhnya...>>>