Hal yang paling menggairahkan tentang puisi adalah sekali kau benar-benar masuk ke dalamnya maka kau takkan pernah menemukan jalan keluar.
(Rey Prameshwara)

Jumat, 31 Mei 2013

Garden


Nevermore I want to pick a flower
‘cause in my hand it would die silently
and its fragrance would fade regretfully
like the pale sunlight on the nightfall shore
So tonight I will only write a poem
A telltale poem I will never recite
Perhaps it will never see the daylight
left forever inside a dark locked room
.
.
.


ditulis oleh Rey Prameshwara
Baca seutuhnya...>>>

Rabu, 17 April 2013

Aku Lalu



Adakah pernah aku kau rindukan
kala kembang anggrek kau rangkai?
Adakah pernah aku dalam ingatan
ketika butiran mutiara kau untai?
Mungkin aku angin lalu. Membuai
helai-helai rambutmu indah tergerai.



ditulis oleh Rey Prameshwara
Baca seutuhnya...>>>

Adakah?


Adakah pernah aku kau rindukan
kala kembang anggrek kau rangkai?
Adakah pernah aku dalam ingatan
ketika butiran mutiara kau untai?
Mungkin aku angin lalu. Membuai
helai-helai rambutmu indah tergerai.


ditulis oleh Rey Prameshwara
Baca seutuhnya...>>>

Selasa, 26 Maret 2013

...


Di kamar ini aku dan malam hanya hening.
Di balik jendela tanah basah dan pagi bening.
Aku melompati jendela menyalami rinai,
basahkan diri bersuka-cita di pagi permai.
Mengunyah buah perdu di sela nyanyian,
aku bocah kecil berlarian bersama hujan!



ditulis oleh Rey Prameshwara
Baca seutuhnya...>>>

Selasa, 19 Maret 2013

Kenangan



Di kamar ini aku dan malam hanya hening.
Di balik jendela tanah basah dan pagi bening.
Aku melompati jendela menyalami rinai,
basahkan diri bersuka-cita di pagi permai.
Mengunyah buah perdu di sela nyanyian,
aku bocah kecil berlarian bersama hujan!



ditulis oleh Rey Prameshwara
Baca seutuhnya...>>>