Hal yang paling menggairahkan tentang puisi adalah sekali kau benar-benar masuk ke dalamnya maka kau takkan pernah menemukan jalan keluar.
(Rey Prameshwara)

Selasa, 28 Agustus 2012

Padam

Mari! Mari! Mari!
Mari kita nyalakan api.
Selepas hujan dan badai,
Kita akan hangatkan diri.
Bawa serta keranjangmu.
Isinya daun dan kembang perdu.
Boleh dibuat sayur sebelum layu,
Dalam kuali gerabahmu di atas batu
Yang kita susun sebagai tungku.
 
Tiup! Tiup! Tiup!
Jangan biarkan baranya redup.
Tambahkan kayu agar cukup
Membuat nyala api mulai kuncup.
Duduklah kau di sini rapat-
Padaku biar kita jadi hangat.
Genggam jemariku erat-erat.
Lantas hati kita makin lekat.
 
Mengapa? Mengapa? Mengapa?
Api mulai marak jadi padam.
Tinggal arang yang hitam.
Hangat ini segera redam.
Hati jatuh kelam.
Ah! Apinya kau siram!


ditulis oleh Rey Prameshwara

Baca seutuhnya...>>>

Sabtu, 07 Juli 2012

Menunggu Hujan

Aku akan menunggu
Hingga awan pekat hitam
Berarak menderu
Mengurung terang jadi kelam

Aku masih menunggu
Di antara gemuruh petir
Didekap nestapa dan pilu
Memamah akar getir

Aku tetap menunggu
Sampai aku jadi beku
Diam membatu
Ditikam waktu



ditulis oleh Rey Prameshwara
Baca seutuhnya...>>>

Sabtu, 30 Juni 2012

She Sails!

Early in the morning she sails
For maiden voyage that hails.
'The ocean is there where I dwell.
Hence, to my home port this is a farewell.'

She will never miss her yard.
To her destiny she sails onward.
'I love watching a gull
Flying around my hull.'

Out on the ocean she is the one,
And has never met anyone.
'Perhaps I am alone. But not lonely.
Not a novelty this is. Truly.'

Behind her stern are only old stories.
Written in a yellow book of memories.
'One cannot stop the sun from rising,
Thus, this life must keep on moving.'

Proud masts of hers stand tall
Like pillars of hope that never fall.
'So a hope it is that has kept me sailing
To the land where my dreams are awaiting.'

And daylight must finally surrender
Into darkness of night that takes over.
'Painful heartbreak is on the mend;
So this is not a voyage without end.'

Years and years she sails
And knows there will be a day
With all her sails furled,
She will cast anchor in a bay.

'All this time I just sail and pray
That one day I'll quit and call it a day'
Faraway land lies over the horizon
Which port she is forever home

To the landfall before her bows
She sails! 



ditulis oleh Rey Prameshwara
Baca seutuhnya...>>>

Rabu, 27 Juni 2012

Sajak Untukmu

Di matamu kutemui telaga
Bening laksana permata
Menghalau segala dahaga
Akan sejuknya bulir cinta

Lalu mewangi bunga malam
Bersama tarianmu penuh rasa
Ketika malam tak jadi kelam
Diterangi pendaran cahaya jiwa

Diriku melantun doa lirih serak
Untukmu yang meneduhkan sukma
Dan kutatahkan untai-untai sajak
Pada hatimu yang bermahkota cinta



ditulis oleh Rey Prameshwara
Baca seutuhnya...>>>

When You Let Go

Don't walk by my side;
Because I don't want to
Walk by your side;
Because we do not
Walk the same path anymore.
I did not want to go alone.
You did.
I wanted to share days with you.
You did not.
So we went our own ways ever since.
Two who walk hand in hand
Don't always have same dreams.
So you let go my hand
And go on your own way.
When you let go my hand,
Know, my dear, that you
Brought everything we had
To its very end.
'Cept my love for you.


ditulis oleh Rey Prameshwara
Baca seutuhnya...>>>